6 Pemain Masa Depan Real Madrid, Successors of The Superiority of Los Merengues

Daftar Isi

Bukanmenggurui.id | Sebagai penggemar garis keras Real Madrid admin yang masih goodmood ini (karena El Real baru saja menang UCL) akan membuat artikel singkat mengenai pemain Real Madrid, kali ini yang akan saya bahas adalah para pemain mudanya.

Postingan kali ini akan berjudul :

“6 Pemain Masa Depan Real Madrid, Successors of The Superiority of Los Merengues”


Tiga orang warga negara Brazil sedang berselfie dengan trofi si kuping besar


1. Rodrygo Goes, Penyerang

Pemain kelahiran Brazil tepatnya 9 Januari 2001 ini merupakan rekrutan Real Madrid yang sebelumnya bermain untuk Santos F.C.

Memiliki tinggi 174 cm menjadikannya sangat gesit ketika menggiring bola dan mengacak pertahanan lawan. Peran Rodrygo sangat vital dalam beberapa pertandingan Real Madrid. Dia pernah mencetak hattrick ketika bermain di UCL saat berhadapan dengan Galatasaray dan menjadi aktor utama saat Real Madrid melakukan comeback luar biasa pada leg kedua semifinal UCL melawan Man. City pada musim 2021/2022.

Tipe Rodrygo adalah menggiring bola dan merusak pertahanan lawan lewat umpan dan solo run-nya. Rodrygo juga mampu menyesuaikan diri dengan permainan Real Madrid. Rodrygo dicap sebagai super-sub karena kerap kali mencetak gol pada saat-saat genting.

Rodrygo saya prediksi akan menjadi penerus legitimasi lini serang Real Madrid dimasa depan dan akan menjadi salah satu pemain tetap di Starting eleven Real Madrid beberapa tahun yang akan datang. 


2. Dani Ceballos, Pemain Tengah (Midfilder)

Cebayos (pengucapan yang benar) merupakan gelandang tengah dan bisa juga menjadi gelandang serang berkebangsaan Spanyol.

Dengan tinggi 179 cm, dirinya sangat bisa dijadikan pemain dengan prospek jangka panjang di Real Madrid. Sempat dipinjamkan ke Arsenal, Dani akhirnya dikembalikan ke skuad Real Madrid pada awal musim 2021.

Ceballos mampu memainkan peran di lini tengah El Real dengan sangat baik, bisa menjadi gelandang tengah maupun menyerang disaat yang bersamaan. Memiliki control bola dan kemampuan shoting diatas rata-rata.

Meskipun belum bisa menembus skuad utama, dirinya saya yakini akan meneruskan peran Modric dan Kroos setelah keduanya pensiun atau pindah klub suatu hari nanti. Saat ini Ceballos tinggal menunggu waktu yang tepat dan bersabar untuk mengisi tempat yang ditinggalkan. Memang tidak mudah untuk memuaskan publik Santiago Bernabeu, tapi saya yakin Cebayos akan menjadi salah satu pemain tengah paling disegani di dunia.


3. Eder Militao, Bek

Mas Pur adalah panggilan untuknya yang sangat populer dari madridista asal Indonesia.

Memiliki tinggi 186 cm, Militao terkenal dengan heading dan control yang apik saat menjaga lini pertahanan El Real. Direkrut dari tim Portugal FC Porto, Militao diproyeksikan untuk meneruskan kejayaan Defender Real Madrid yang saat itu masih diisi oleh Duo Ramos dan Varane.

Berkebangsaan Brazil, Eder memang tidak memiliki menit bermain yang banyak saat awal-awal didatangkan pada awal musim 2019/2020. Saat ini Militao memiliki peran vital sebagai bek utama Real Madrid. Ketika arikel ini dibuat Militao masih berusia 24 tahun, dan tampaknya hingga beberapa tahun mendatang ia akan mengisi posisi reguler bersama David Alaba sebagai bek di Real Madrid.


4. Eduardo Camavinga, Pemain Tengah (Midfilder)

Si Gimbal yang murah senyum ini menurut saya pembelian Real Madrid yang sangat efektif dalam beberapa musim terakhir. Cama yang masih sangat muda (19 tahun ketika artikel ini dibuat) memiliki talenta luar biasa sebagai pesepakbola.

Peran Camavinga sangat luas di lini tengah, ia memiliki passing presisi nan akurat, control bola ciamik, tackle membelah samudera, lari yang kenceng, pandai membaca arah pertandingan dan yang pasti dia konsisten setiap dimainkan.

Camavinga adalah salah satu pemain muda paling komplit yang pernah saya tonton secara langsung di tv. Dia bisa memiliki peran sebagai Modric, Kroos dan Casemiro sekaligus!

Memiliki visi bermain yang bagus adalah sinar paling terang yang saya lihat dari seorang Eduardo Camavinga. Keberadaannya di lini tengah El Real memberikan saya ketenangan setidaknya untuk beberapa tahun mendatang. Suatu hari saya yakin Cama akan berada pada level tertinggi dunia dan akan menjadi legenda Real Madrid jika dia bisa terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas permainan dia saat ini.


5. Federico Valverde, Pemain Tengah / Penyerang Sayap

Menghabiskan karir mudanya di tim papan atas Uruguay FC Penarol, Valverde berhasil menarik perhatian El Real pada tahun 2016. El Real membeli Valverde dan memasukkannya kedalam skuad utama Real Madrid Castilla saat itu. Tidak berselang lama, Fede kemudian langsung naik level ke tim utama pada tahun berikutnya.

Fede merupakan sosok ideal untuk menerjemahkan gelandang serang modern. Ia memiliki postur ideal 181 cm dan bisa ditempatkan dimana saja (Sudah seperti PNS di negeri wakanda saja).

Saat ini Fede sudah mengoleksi lebih dari 100 penampilan bersama Real Madrid. Si kurus ini berhasil beradaptasi dengan pola permain El Real dengan sangat baik. Ia bisa menjadi Attacking Mid, Right Winger, ataupun Central Mid tergantung kebutuhan tim.

Fede dianugerahi Tuhan dengan kemampuan berlari yang konsisten dan kencang dengan fisik yang luar biasa bagusnya. Beberapa penggemar bahkan menjulukinya sebagai “kuda” karena nafasnya yang tidak habis-habis.

Valverde saya yakini akan menjadi tumpuan Real Madrid dimusim-musim yang akan datang, kematangan bermainnya saya yakini akan semakin matang jika ia terus mempertahankan konsistensi yang dimiliki sampai saat ini. Fede akan menjadi bagian besar dari Real Madrid.


6. Vinicius Junior, Penyerang

Babang ganteng kebanggaan kita yang satu ini bisa dibilang merupakan pemain muda paling berpengaruh terhadap kesuksesan Real Madrid pada beberapa musim terkahir.

Vini yang diawal kedatangannya ke Real Madrid sempat dicap gagal, berhasil membayar keraguan tersebut dengan prestasi dan raihan yang ia sumbangsihkan untuk klub.

Memiliki kemampuan dribble yang ciamik, pace yang stabil, stamina yang gila-gilaan dan juga insting mencetak gol yang luar biasa. Duetnya dengan Wak Haji Benzema menjadi pilar penting kesuksesan Real Madrid dalam merengkuh gelar UCL ke-15 pada tahun 2022. 

Pemain bernomor punggung 20 ini membawa kestabilan lini serang Real Madrid pada level yang sangat tinggi. Skill individu yang Vini miliki sangat membantu Real Madrid dalam menghancurkan lini pertahanan tim lawan. Spesialisasi Vini memang sebagai pembuka serangan dengan cara berlari menyusuri pinggir lapangan lalu melakukan manuver umpan dan juga shooting

Tanpa kenal lelah Vini mampu berlari kesana kemari mengobrak abrik pertahanan lawan. Si pemain yang terkenal ramah dan nggak neko-neko ini juga mampu menjadi pembeda saat Real Madrid sedang kalang kabut mencari gol.

Vinicius Junior saya yakini akan meraih segalanya di Real Madrid. Saya kira memprediksi Vini akan memenangkan Ballon d’or pada suatu hari nanti bukanlah sesuatu yang terlalu jumawa.


Posting Komentar